Ada beberapa gambar yang terdapat pada logo. Seperti perisai, bambu runcing, air bergelombang, tugu lilin, panah, ada kapas dan juga padinya, dan beberapa gambar lainnya. Dan setiap gambar tersebut tidak begitu saja dihadirkan dalam logo yang selama ini menjadi kebanggaan warga Solo. Misalkan gambar perisai berarti lambang perlindungan dan perjuangan. Kemudian ada gambar tugu lilin yang menyala, ini memberikan gambaran berupa kesatuan bangsa dan kebangunannya. Gambar bambu runcing menggambarkan perjuangan rakyat.
Inilah salah satu senjata yang digunakan oleh para pahlawan dulu dalam melawan penjajah Belanda. Meskipun hanya menggunakan senjata sederhana ini, para pahlawan berhasil memukul mundur para penjajah dari tanah air. Selain itu ada juga gambar keris melayang. Seperti kita ketahui keris merupakan salah satu senjata yang digunakan untuk berperang. Senjata inilah yang sangat ikonik dengan Pangeran Diponegoro. Sedangkan keris di logo ini menggambarkan sebuah kejayaan dan kebudayaan. Kemudian ada juga gambar panah yang berarti harus selalu waspada dalam bertingkah laku. Ada dua bintang di kanan dan di kiri bisa berarti sebuah kesejahteraan.
Logo Surakarta dan bengawan solo
Kemudian ada jalur bergelombang menggambarkan Sungai Bengawan Solo yang menjadi julukan Kota Surakarta. Ada pula gambar padi dan kapas adalah gambaran mengenai ketersediaan sandang dan pangan bagi warganya. Ada juga gambar kain. Tidak bisa dipungkiri, kain merupakan salah satu kerajinan yang sangat penting di Kota Surakarta. Kain ini merujuk pada jenis kain batik. Dan salah satu yang paling terkenal adalah jenis batik Sidomukti. Ada filosofi di balik batik tersebut yakni Sido artinya jadi dan Mukti artinya luhur, dengan harapan nama ini akan membawa keluhuran.
Tentang situs kami lainnya bisa lihat di layanan aqiqah solo, jual kain batik modern bahan katun asli handmade, perlengkapan haji dan seragam batik solo murah.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar