Selasa, 31 Oktober 2017

Muhammadiyah Solo

Muhammadiyah Solo memiliki beberapa bagian bidangnya. Ada bidang pendidikan, kesehatan dan juga keorganisasian. Untuk bidang pendidikan, seperti yang anda lihat, di Solo ada sangat banyak sekolah Muhammadiyah. Baik itu dari tingkat sekolah dasar, sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA) hingga perguruan tinggi yakni Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).


Muhammadiyah Solo sekolah

Untuk bidang pendidikan sekolah dasar atau SD, di Solo ada beberapa SD Muhammadiyah. Seperti Sekolah Muhammadiyah Program Khusus atau yang lebih dikenal dengan SD Muhammadiyah PK. Sekolah ini berada di Jalan. Doktor Moewardi No.24, Purwosari, Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57142. Lalu, ada juga SD Muhammadiyah 1 Surakarta yang berlokasi di Jalan. Kartini No.1, Ketelan, Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57132. SD Muhammadiyah 2 Kauman. Seperti namanya, sekolah ini berada di Kauman Pasarkliwon, Kauman, Pasar. Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah • 57112. Selain tiga tersebut masih banyak SD Muhammadiyah yang lainnya.


Situs kami lainnya di : jual kain batik modern bahan katun asli handmade.

SMP dan SMA Muhammadiyah Solo



Kemudian untuk tingkat SMP sendiri juga ada beberapa SMP Muhammadiyah di Solo. Diantaranya, SMP Muhammadiyah 1 Surakarta yang ada di Jl. Flores No.01, Kp. Baru, Pasar. Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah • 57111. SMP Muhammadiyah Program Khusus atau PK di Jalan Pleret Utama Bar. IX, Banyuanyar, Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57137. Ada juga SMP Muhammadiyah 5 Surakarta yang bertempat di Jl. Brigjend Slamet Riyadi No.443, Pajang, Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57146.


Untuk tingkat SMA ada SMA Muhammadiyah 1 Surakarta Jl. Raden Mas Said No.35, Ketelan, Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57131. Kemudian ada juga SMA Muhammadiyah 2 yang ada di Jalan Yosodipuro No.95, Mangkubumen, Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57139.
Selain itu, Muhammadiyah juga memiliki sekolah yang fokus pada bidang kesehatan yakni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) PKU Muhammadiyah. Sekolah tinggi ini juga menjadi satu bagian dengan rumah sakit PKU Muhammadiyah yang ada di Jalan Ronggowarsito No.130, Timuran, Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57131.


Dan untuk keorganisasian ada Pimpinan Daerah Muhammadiyah atau (PDM) yang berlokasi di Jalan Teuku Umar No.14, Keprabon, Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Ada juga Pimpinan Ranting Muhammadiyah yang bertempat di Kepatihan, Kepatihan Wetan, Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57129.

Tentang usaha kami lainnya bisa lihat di Traditional batik fabric
, dan jual batik.


Jumat, 13 Oktober 2017

Slogan Kota Solo " Spirit of java "

Slogan Kota Solo yang cukup dikenal saat ini adalah Solo The Spirit of Java atau dalam bahasa Indonesianya memiliki arti Solo Jiwanya Jawa. Sebelum slogan ini lahir, Kota Solo sudah lebih dulu memiliki Slogan Berseri. Kata ini merupakan akronim atau kependekan dari kata Bersih, Sehat, Rapi, Indah. Slogan ini dibuat sebagai semangat dalam menciptakan sebuah kota yang bersih, sehat, rapi dan indah. Slogan inilah yang terus diupayakan agar terwujud oleh para pemimpin kota ini.

Slogan Kota Solo

Handmade Batik Fabric.


Jika kita lihat beberapa sudut Kota Solo sudah banyak mengalami perubahan. Banyak kawasan yang dibangun sebuah kawasan hijau. Ini ditujukan untuk memberikan kesejukan dan kenyamanan saat berada di kota ini. Meskipun pembangunan yang terjadi di Kota Solo sangat pesat, tetapi pemerintahnya begitu saja melupakan kebutuhan lahan hijau bagi masyarakatnya. Maka dibangunlah ruang terbuka hijau yang ditujukan untuk masyarakatnya.

Slogan Kota Solo " Spirit of java " dan pariwisata



Sedangkan untuk slogan Solo The Spirit of Java sendiri dihadirkan guna mendukung pariwisata yang ada di kota ini. Untuk itu, Kota Solo harus mempunyai slogan yang bisa menjual atau marketable untuk semua potensi wisata yang ada di kota ini. Seperti kita tahu, kota yang juga dijuluki sebagai Kota Bengawan ini punya potensi wisata yang cukup besar, terutama yang berkaitan dengan budayanya. Dan ini seperti sudah menjadi sebuah identitas bagi Kota Solo. Maka tidak heran jika ada yang menyebut bahwa pusat kebudayaan di Jawa berada di Solo.


Untuk itu perlu dibuat sebuah slogan guna mendukung potensi wisata ini agar lebih dikenal oleh para wisatawan, terutama wisatawan mancanegara. Slogan ini merupakan hasil sayembara yang digelar Pemkot Surakarta pada tahun 2014 lalu. Sayembara ini dimenangkan oleh Dwi Endang Setyorini warga Giriroto, Ngemplak, Boyolali. Untuk pembuatan logo ini sendiri membutuhkan waktu lebih kurang enam bulan.
Logo dalam slogan ini memang sangat ikonik, terutama pada huruf O yang dihadirkannya. Di mana huruf O tersebut dibuat berbentuk relung. Bentuk ini merefleksikan kesan Jawa dalam tampilannya. Bentuk ini juga bisa mengingatkan kita pada bentuk keris, batik, atau bahkan mebel dan benda-benda ini sangat identik dengan Jawa.

Tentang situs kami lainnya bisa lihat di Layanan Aqiqah, dan jual batik.