Fakultas IAIN Surakarta untuk saat ini sebanyak empat fakultas. Diantaranya, Fakultas Ushuludin dan Dakwah, Fakultas Syariah, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Ilmu Ekonomi dan Bisnis Islam. Dari empat fakultas tersebut di kampus yang dulunya bernama Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) ini terdapat 22 program studi atau jurusan, diantaranya Komunikasi dan Penyiaran Islam, Ilmu Aqidah, Ilmu Alquran dan Tafsir, Ilmu Tasawuf, Manajemen Dakwah, Hukum Keluarga, Hukum Ekonomi Syariah, Hukum Pidana Islam, Zakat dan Wakaf.
Selain itu juga ada program studi atau jurusan, Manajemen Syariah, Akuntansi Syariah, Perbankan Syariah, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Guru RA, Pendidikan Guru MI, Bahasa dan Sastra Arab, Sejarah dan Kebudayaan Islam, Tadris Bahasa Indonesia. Selain program sarjana atau S1, kampus yang berlokasi di Jl. Pandawa, Pucangan, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57168 juga memiliki program pascasarjana. Seperti Pascasarjana Pendidikan Islam (MPI), Manajemen Keuangan dan Perbankan Syariah (MKPS), dan Ilmu Quran dan Tafsir (IQT).
Tentang situs kami lainnya bisa lihat di layanan aqiqah solo, aqiqah jogja, aqiqah semarang, perlengkapan haji dan seragam batik.
Saat ini perguruan tinggi Islam ini dipimpin oleh rektor Dr. Mudhofir Abdullah M.Ag. IAIN Surakarta sendiri sebenarnya berada di Kabupaten Sukoharjo. Sebelum bernama IAIN, perguruan tinggi ini bernama Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Surakarta atau STAIN. Perguruan tinggi ini berada di bawah kewenangan dari Kementerian Agama (Kemenag). Gagasan berdirinya perguruan tinggi ini muncul dari seorang yang bernama H. Munawwir Syadzali.
Awal berdirinya, IAIN hanya terdapat dua fakultas yakni Fakultas Ushuludin dan Fakultas Syari’ah. Dua fakultas ini pun tidak dimunculkan sendiri di kampus yang berlokasi di Jalan Pandawa, Pucangan, Kartasura tersebut. Melainkan, merupakan relokasi dari Kudus dan Pekalongan. Pembukaan dua fakultas ini tepatnya dilakukan pada 12 September 1992. Kemudian pada kisaran tahun 1997 terjadi perubahan yang signifikan terhadap keberadaan IAIN. Di mana seluruh fakultas yang ada khususnya yang ada di luar kampus induknya menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri atau STAIN. Selanjutnya menyusul keluarnya Peraturan Presiden Nomor 1 tahun 2011 akhirnya STAIN diubah menjadi IAIN yakni Institut Agama Islam Negeri Surakarta.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar